Tampilkan postingan dengan label Baby Ryu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baby Ryu. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2013

Happy Fasting, Selamat Puasa Ya



Finally memasuki bulan Ramadhan, bulan penuh berkah bersama keluarga kecilku, dimana kehadiran Ryu 17 bulan sudah 2 tahun ini menemani bulan Ramadhan dan lebaran lagi.

Lebaran kali ini memasuki suasana baru, dimana kami sudah menempati rumah kami, hidup bertiga. Memang enggak asing sih karena sebelum menikah sudah terbiasa kost, hidup sendiri, jadi sahur, buka, apa-apa menyiapkan sendiri, mulai dari masak buat buka dan sahur. Cuman untuk lebaran tahun kemarin kami masih tinggal di rumah orang tua kami, jadi tidak pusing menyiapkan menu buka dan sahur. Puasa tahun ini sama dengan tahun kemarin aku tidak lagi berpuasa, dan tahun ini aku mencoba untuk berpuasa diselang-seling (sehari puasa sehari enggak), karena dengan alasan masih menyusui. Jadi aku membayar fidyah, dan kelak akan tetap mengganti puasa dihari lain. 

Ada ketentuan-ketentuan antara Qadha dan Fidyah Puasa bagi ibu hamil dan menyusui disini :

Sang ibu dalam keadaan ini wajib mengqadha (saja) sebanyak hari-hari puasa yang ditinggalkan ketika sang ibu telah sanggup melaksanakannya.
Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Para sahabat kami (ulama Syafi’iyah) mengatakan, ‘Orang yang hamil dan menyusui, apabila keduanya khawatir dengan puasanya dapat membahayakan dirinya, maka dia berbuka dan mengqadha. Tidak ada fidyah karena dia seperti orang yang sakit dan semua ini tidak ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah). Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah).’” (al-Majmu’: 6/177, dinukil dari majalah Al Furqon)

Hal ini juga dikuatkan oleh perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam Irwa’ul Ghalil). Begitu pula jawaban Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu ketika ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya, beliau menjawab, “Hendaklah berbuka dan memberi makan seorang miskin setiap hari yang ditinggalkan.”

Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Berpuasa ya. Selamat bersibuk ria menyiapkan menu makanan sahur dengan mata masih mengantuk dan nyawa belum terkumpul hehe... 
Menu sahur dimasak malam hari atau pas mau sahur sekalian untuk sarapan dan bekal maksi aku (semoga tidak males masak ditengah dan akhir puasa :p), sedangkan menu Ryu dimasak pagi harinya biar fresh. Alhamdulilah bisa bertemu dengan bulan ramadhan lagi, dan diberi kesehatan, gak sabar rasanya menjelang hari lebaran dan liburan :)

Jumat, 26 April 2013

Potty Training

Potty Training sedini mungkin alias suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol pipis, pup teratur ditempat yang benar, alias di toilet, enggak ngompol di kasur, di pangkuan, digendongan, dilantai pas main, everywhere lah.... Duuh beribet ya artiin nya.....

Ryu sudah berhasil potty training sejak usia 4 bulan. dari lahir enggak pernah aku kasih diapers, jadi ya selama itu tetep bergadang tengah malam pegang popok, celana, kain bedong, alas ompol, ngelepas, nyebokin dan gantiin popok, celana, alas ompol,plus kain bedong alhasil cucian bisa segambreng. Daaan habisin stok kapas bulet buat bersihin.

Kalau dari pengalaman aku ini tips nya :
  1. Siang hari di hitung aja intensitas pipis atau kebiasaan pup, nanti dicatur (Kepala, badan Ryu di topang dipangku kemudian kaki dibuka ditopang tangan badan lebih tinggi daripada topangan kaki, supaya bisa mudah mengejan pup atau pipis), Hemat cucian loh moom. kalau masih baby pagi siang rapel tuh pipisnya, kalau malam justru jarang banget ini untuk usia after 3 bulan. 
  2. Perhatiin raut wajah si kecil, kenalin apakah itu tanda mau pee or pup.
  3. Setiap habis pup atau pipis sekalipun tetep harus dibersihin dengan air bersih ya mom, alat vital itu perlu dijaga buat aset masa depan si anak kelak hehe... 
  4. Pipisin dulu sebelum bobok.
  5. Diapers dan clody baru dipakai pas bobok pagi, bobok siang enggak pakai, bobok malam pakai juga setelah usia 3 bulan, dan pergi2 pastilah ya dipakaiin. 


Sekarang Ryu sudah 14 bulan. 
  1. Dia cuma pakai diapers kalau pergi-pergi dan bobok pagi sebelum aku berangkat ke kantor, Ryu pasti nenen dulu dan bobok pagi. Begitu bangun lepas deh diapersnya bisa berat 3 kg hihi.. Selama bangun, main, dia sudah bisa kasih kode kalau mau pipis atau pup teriak gini "eeeehh..eeeh..." sambil narik celana jalan ke toilet, tapi karena masih bayi jadi takut kenapa-kenapa masih harus didampingi ya mom. 
  2. Sebelum bobok tetep dipipisin dulu. 
  3. Kalau bobok malam, pasti bangun tengah malam, ngrengek, nah itu mesti cepet lepas celana aku gendong ke toilet, catur, cebok guyur air dingin byuuur.... hihii Ryu kadang kaget sih teriak ngrengek gitu, Kasihan ngantuk-ngantuk padahal, emaknya tega ya haha... . Eits, tapi itu dbuat pembelajaran Ryu kelak dewasa enggak ketergantungan dengan air hangat. Setelah itu minum air putih, nenen dan bobok lagi deh sampai pagi. 
  4. Bangun pagi begitu bangun Ryu turun dari kasur minta dipipisin.

Nah sering juga sih kelolosan karena kami enggak ngeh, atau tidak membaca raut wajah Ryu, dia ngompol dilantai dan teriak "meeeeemeee.....ya ya aayyyaa,,," se-keluarnya kata-kata kasih tau kalau  Ryu ngompol hihii.... kadaaaang juga pipisnya dimainin ditepok-tepok pakai tangan, kadang juga kalau pas berdiri di kecipak-kecipakin pakai kakinya, * [_,_] hadeehh... jadinya pipisnya bisa nyiprat kemana-mana.


Namanya juga lagi potty training ya mom.. pastilah masih belajar. Nah sekarang sudah bye-bye kapas bulet buat bersihin setelah pipis atau pup, langsung cebok guyur air dingin bbrrrhh.... . Semoga usia 18 bulan Ryu sudah lancar bicara kalau dia mau pipis or pup, dan jadi potty trained. 

Yay... jadi anak yang cerdas dan pintar ya Nak...


Selasa, 14 Agustus 2012

Ryu Lulus SI ASIX dan H-2 MPASI

Weew senangnyaaa... today Baby Ryu udah genap 6 bulan, lulus S1 ASIX, begitu Ryu bangun tadi pagi, langsung deh aku ciumin habis-habisan, disusul suami mencium pipi mungil sampai dia geli hihihii....sambil ucapin selamat ya nak, kamu lulus S1 ASIX, enggak sia-sia bunda berjuang beri ASI Ekslusive, kamunya sehat, gendut, dan tambah pinter. Itu tandanya Ryu sudah mulai MPASI, dan merasakan makanan solid. Yaaayy.....




Jujur aku terharu banget, secara aku working mom, dengan membawa peralatan perang breastpump, botol ASIP dan Cooler bag. oh ya buat para bunda bisa juga beli di online shop aku  Lenydewi.com perjuangan selama 6 bulan penuh memberikan Ryu minuman terbaik yang tiada terkira, anugerah dari Tuhan, yaitu ASI.  Oh ya terimakasih juga buat @Aimi_Asi dan @ID_AyahAsi rajin ngikuti Timeline mereka dan baca websitenya.

Sayangnya, aku harus menunda MPASI perdana Ryu, 2 hari, sekalian libur lebaran 1433 H, besok tanggal 16 Agustus 2012. Semalam buat jadwal MPASI Ryu, dari sekian contoh menu, baik dari milist, chating, bbm teman, browsing internet semua bervariasi, Pusiiing saiyaah. Hahaha.. sebenarnya mudah sih tinggal pakai ruler dari mana, kalau aku akan mencoba mulai dari Buah-serealia-sayuran... gak sabar pengen nyobain aneka menu yummy buat Ryu.

Banyak peraturan antara lain :

  1. Peraturan 3-4 hari untuk mengetahui alergi.Jadi untuk mengetahui anak alergi pada makanan harus diberikan menu yang sama selama 3-4 hari. Apabila tidak ada reaksi alergi bisa lanjut, dan aman untuk compare dengan menu lain untuk hari berikutnya setiap bulan.
  2. Tahapan pemberian makanan, mulai dari teksture solid, pure dan kasar. baik mulai dari menu serealia-sayuran-buah, atau combine. Aku mungkin akan mencoba mulai dari buah - serealia - sayuran, karena gampang sih hihihi... menyiasati persiapan mudik yang simpel, jadi enggak bawa banyak peralatan perang.
  3. Jenis makanan yang boleh diberikan untuk bayi sesuai usia, untuk mencukupi kebutuhan gizi, bisa dicontek disini wholesomebabyfood. Jadi kita bisa tahu jenis sayuran, karbohidrat dan sayuran yang akan dikonsumsi 6 bulan. Pada dasarnya 6 bulan belum diperkenalkan menu protein hewani.
  4. Jangan berikan bayi dibawah 1 tahun gula, garam dan madu.

Nah untuk batas toleransi alergi aku menyusun 3 hari saja, semoga Ryu tidak ada alergi apa-apa Amin. Pengen juga untuk metode BLW (baby led weaning) berhubung aku WM, jadi pas weekend aja, supaya kami bisa memantau Ryu.

Soo... wait and see... semoga Ryu makannya lahap. \*_*/

Sabtu, 04 Agustus 2012

Persiapan MPASI

Weeew... kurang 2 minggu lagi Ryu sudah mulai MPASI nih, sumpeh deh, pikiran gak konsen mo gimana-gimana *lebay ich. Eh iya jadi seorang ibu baru, harus benar-benar belajar super panjang. Mulai dari pregnancy, melahirkan, handling newborn/baby, IMD, ASIX, Breastfeeding, sampai ... tak akan ada habisnya, nah sekarang waktunya aku belajar tentang MPASI (Makanan Pendamping ASi). 

Mulai dari BW, Baca buku baru katam minggu kemarin juga milist, ternyata banyak yang masih harus dipelajari dan dipraktekkan. Oh ya terimakasih juga buat internet dan mbah google, banyak sekali informasi yang aku dapatin. Juga Twitter, BBM teman-teman seperjuangan. Aarh gak tahan mau cepet -cepet nyuapin Ryu... hehehe dasar emak-emak.

Kapan bayi boleh diberi MPASI? 
Berdasarkan WHO dan IDAI, bayi baru boleh diberikan MPASI itu pada 6 bulan pertama kehidupan seorang anak.

Kenapa? setelah browsing aku menemukan link buka ini yah

Mengapa umur 6 bulan adalah saat terbaik anak mulai diberikan MPASI ?!

  1. Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit.
    Hal ini disebabkan sistem imun bayi berusia kurang dari 6 bulan belum sempurna. Pemberian MPASI terlalu dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman.
  2. Saat bayi berumur 6 bulan keatas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI.
    Beberapa enzim pemecah protein spt asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bulan.
  3. Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan.
    Saat bayi berumur kurang dari 6 bulan, sel-sel di sekitar usus belum siap untuk mengolah kandungan dari makanan. Sehingga makanan yg masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadi alergi.
  4. Menunda pemberian MPASI hingga 6 bulan melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari. Naah wanti-wanti banget kalau ada yang nyoba ngasih makanan ke Ryu, bisa segera pasang kuda-kuda siap hajar nih hihii....
Kemarin sempet kaget ada beberapa teman sudah beri MPASI ke anaknya yang belum genap 6 bulan loh, kasihan anaknya kan, padahal ASIX. Nah keputusan itu kembali kepada ibu & ayah, apakah mau memberikan MPASI saat anak berusia kurang atau lebih dari 6 bulan, alangkah baiknya dipertimbangkan dengan baik untung ruginya bagi anak, bukan bagi orang tuanya. Sehingga keputusan yang diambil adalah yang terbaik untuk sang anak.

Setelah baca thread di  Femaledaily dan TUM menemukan referensi top deh... blog dari :

MPASI Rumahan : Ini versi Indonesia wajib dibaca, tapi masih belum join ke milist nya, itu aja udah kenyang baca-baca2 banyak resep yang menggiurkan, dan beberapa blog yang aku blog walking dari kemarin.
Whole Some Baby Food : Ini nih kitab versi Luar banyak referensi penting loh Mom.
Annabel Karmel : Ini nih pakar nutritionist special makanan bayi dan anak, referensi aneka resepnya ciamik.

Naaah gak sabaar nungu 2 minggu lagi MPASI Ryu perdana, Pokoknya Bunda berikan yang terbaik buat mu nak, tetap sehat, dan lahap makan kelak ya... Mmmuaach....

Next, belanja peralatan MPASI.

Oh ya maaf postingan 3 bulan perkembangan Ryu belum ke update, sudah gatel bahas MPASI nih... Pasti akan di update hutang postingan itu.



Kamis, 26 Juli 2012

Welcoming Ryu..!! Ryu 1 Month

Pemberian nama buah hatiku akhirnya kami beri nama:

Nama    : BAGAS RYU WIBOWO (RYU)
Lahir   : 14 Februari 2013
Panjang : 50 cm
Berat   : 3 Kg
Shio    : Naga

Bagas dari bahasa Jawa yang berarti Tegap, kuat, Ryu dari bahasa Jepang berarti Naga, bisa juga berarti jalan, dalam bahasa Cina Ryu berarti mendidik, kami suka nama Ryu nama yang bagus dan setahu kami jarang terdengar, juga terinspirasi dari tokoh manga Saint Seiya, Shaman King, Street Fighter, dan Ninja Geiden. Wibowo diambil dari nama ayahnya, Wibowo nama jawa yang berarti wibawa, berkekuatan, ada juga yang mengartikan kebahagiaan, kehormatan.
 
Kami berharap Ryu kelak "Seorang anak yang cakap, sehat, pandai mendidik, kuat seperti naga dan berwibawa".
Amiiiiiin.. Ya Rabbal Alamin.


Seminggu setelah pulang dari RS, tiba-tiba Ryu badannya menguning, hiks sedih juga plus panik, tanda-tandanya waktu itu :
  1. Susah minum Asi, sampai bengkak karena enggak diminum
  2. Tidurnya pulas banget
  3. Pipisnya kuning
  4. Pojok bola matanya sedikit menguning
  5. Juga nafasnya grok-grok, kalau tidur seperti mendengkur



Nah akan tetapi dia aktif bergerak, enggak pernah rewel, badan suhu normal.

Disaranin konsul ke DSA, padahal sudah lebih dari 2 minggu Ryu masih kuning. Tiap hari sudah dijemur sampai gosong badannya, mungkin waktu itu terlalu lama dijemur dan sudah lewat jam antara 07.00-09.00 Wib.

DSA ku bilang Ryu normal, bilirubin (<10), jari kaki tangan masih merah sewaktu ditekan, tandanya anak masih normal. Hal itu dikarenakan kekurangan minum ASI (Breastmilk), juga ibunya harus minum air putih/cairan yang banyak. Syukurlah jadi tenang akunya. Memang waktu itu Ryu harus rajin dijemur, dan minum banyak. Ryu aku paksain per 2 jam untuk minum ASI, susaah banget bangunin dia kalau sudah bobok pules banget.
Untuk soal nafasnya gerok atau mendengkur kala tidur, karena waktu itu Ryu sempat menelan air ketuban, dan tidak bersih sewaktu divakum. istilah medis paru-paru bayi masih belum sempurna, jadi wajar gak perlu panik juga.


Nah ini kenapa bayi bisa menguning :
  1. Pada saat dalam rahim bayi membutuhkan ekstra darah merah yang diproses dalam hati
  2. Hati bayi yang baru lahir belum matang/maturasi, sehingga terjadi peningkatan bilirubin, bayi menguning
  3. Kuning bayi biasanya pada hari ke-4
  4. Berakhir di usia 2 minggu
Perlu diketahui pemberian Asi ekslusive, kuning pada bayi akan berlangsung lebih lama, meski demikian para bunda jangan cemas yah, tetap berikan Asi obat mujarab bagi bayi kita.

Happy BF ^^

Jumat, 20 Juli 2012

Proses Melahirkan Ryu

Akhirnya bisa posting juga setelah sekian bulan tidak update blog ini. Sebenarnya ingin posting sebulan setelah melahirkan Ryu, ternyata rencana jauh berbeda dengan praktek nya. Mengurus bayi itu super duper repot tapi menyenangkan.

Jum'at, 10 Februari 2012
06.30 Wib
Jalan pagi lanjut dengan senam hamil dirumah. Entah kenapa tiba-tiba aku merasakan perut mulas seperti ingin BAB, juga seperti nyeri haid, pinggang nyeri dan Rahim seperti ada dorongan, lalu aku buat istirahat, apabila memang sudah mulai kontraksi, akan semakin bertambah cepat waktu kontraksi semakin sering, tapi kalau hanya kontraksi palsu, bisa jadi karena kecapekan.

13.00
Bangun tidur tidak ada rasa sakit  atau mules lagi, aku tanya sama ibu mertua mungkin itu baru mencari jalan lahir, dan bisa jadi sudah waktunya, disuruh nunggu sampai sore.

17.00
Tidak ada kontraksi  juga sampai jam segini, hanya badan terasa lemas, berasa capeknya, langsung aku minumin madu dan sari kurma untuk menambah tenaga.

19.00
Selesai magrib mulai deh kontraksi, aku buat jalan muter-muter didalam rumah, dan sambil senam jongkok berdiri supaya mempercepat jalan lahir. Kontraksi per 15menit, 30 menit, 20 menit, tapi tidak ada flek atau air ketuban.

21.30
Semakin menjadi, bapak, ibu mertua menyarankan untuk segera dibawa ke UGD RSIA Aisiyah Muntillan, langsung saat itu bersama suami pergi ke RS yang hanya kami tempuh waktu 5 menit.

22.00
Kami menuju ke UGD, aku menceritakan kejadian tadi, dan langsung dibawa ke ruang observasi ruang bersalin, bidan yang menangani mengecek detak jantung janin "normal", lalu cek pembukaan rahim dengan memasukkan tangan 'kedalam', dan ternyata sudah pembukaan 1 jari sempit. Jadi pembukaan 1 tapi belum sempurna.

Kami diberi pilihan untuk menginap langsung atau pulang dulu sambil menunggu pembukaan 2,3,4 dst, dengan di cek kontraksi rutin per 30 menit. Kami memutuskan untuk pulang, sebelum itu kami booking kamar VIP, apabila malam sudah terasa kontraksi, bisa langsung menuju RS. Waktu itu kami hanya datang membawa buku periksa kehamilan saja untungnya belum membawa tas persiapan kelahiran.

23.00 - 00.00
Sesampai dirumah asli aku sudah deg-degan ngerasain mulesnya, hati yang paling dalam sudah siap buat melahirkan, entah kenapa mungkin baru pertama kali hamil, jadi rasanya membuat penasaran. sehingga aku tidur pun jadi gak tenang, kontraksi semakin berkurang. baru bisa tidur pulas setelah jam 02.00 bangun jam 06.00 tanpa ada rasa sakit kontraksi.

Sabtu, 11 Februari 2012
Nah sampai sore tidak ada kontraksi lagi, tapi baby di kandungan masih bergerak aktif.  Ibu ku, kakak-kakak ku sudah khawatir, sering mereka memantau tiap jam bertanya sudah pembukaan berapa, begitu juga teman-temanku. Lagi-lagi tidak ada kontraksi lagi.

Minggu, 12 Februari 2012
Pagi senam hamil dan jalan pagi tetep aku jalani. Ada kontraksi pinggang nyeri, panas, rahim serasa ada dorongan dari dalam. Sebenarnya nih baby mau keluar kapan coba, sudah 2 hari pembukaan tapi belum nambah juga. Besok senin jadwal kontrol terakhir, prediksi dr Purwo, Hpl 14 Februari 2012, bila tidak ditunggu sampai tanggal 20 Februari 2012, weew lama yah ternyata, bener-bener betah kalau sampai tanggal 20 Februari 2012 *Sigh*.

Senin, 13 Februari 2012
11.00 WIB
Kontrol di RSIA Aisiyah Muntilan, dengan dr. Purwo. Usg, cek jantung, aku dan baby normal sehat, tensi normal, dan dr. berkata :

 "udah pembukaan 1 tp gak maju-maju, ditunggu nanti malam, kalau gak besok pagi paling lambat, lahir ya"

"diminum obatnya 1 pil, dibagi 4, diminum seperempat pil ya, paling setengah pil sudah bisa kesini, lahiran hehehe.."

nah looh obat apa ini, aku tanya "obat apa ini dok?"

dr. Purwo tersenyum "obat aman ini, bukan obat nyamuk, ini obat pacu"

waikxss... obat apaan ini aku pun belum merasakan efek induksi, pacu apalah, secara baru pertama hamil.

13.00
Setelah makan siang, minum 1/4 pil, ada keluar sedikit flek darah.

18.30
Setelah makan malam, minum obat untuk ke dua kalinya

19.30
Kontraksi

20.00
Kontraksi lagi

21.00
Duh... perut mulai kontraksi, mules, seperti mau BAB. Malam itu aku buat jalan-jalan muter didalam rumah, sama bapak-ibu disuruh segera ke RS, aku pun bersiap bersama suami. Sebelumnya aku ke kamar kecil dulu, dan kontraksi semakin sakit rasanya, satu kuncinya enggak boleh panik, disaat hendak mau pakai celana dalam ada sedikit air keruh, mungkin ini yang dinamakan air ketuban dan flek darah berwarna pink.
tanpa ganti baju, langsung deh kami ke RS.

21.15
Setiba di RS menuju ruang UGD, sm suster di cek masih pembukaan satu lengkap, tapi kontraksinya kerasa banget, akhirnya kami memutuskan untuk in room yang kami booked 3 hari yang lalu, tapi sudah dipakai pasien lain, jadinya ambil kamar sebelahnya beda nomor saja.

Dari ruang bersalin aku duduk dikursi roda, suster membawaku sampai kamar. Istirahat, sambil berdoa menenangkan diri, bidan melarang jangan banyak bergerak.

Mertua menyusul ke RS membawa tas pakaian dan perlengkapan pre dan pra melahirkan.

Kontraksi semakin kencang dan nyeri campur aduk, aku sambil tiduran baring ke kiri, supaya membantu janin turun ke jalan lahir.  30 menit 2-3 kali kontraksi. Adanya waktu itu meremas selimut, bantal, dan dzikir, sesekali makan biskuit, minum, twitteran, ngobrol hihihi..

23.00
Gak tahan sama sakitnya yang luaaar biyasaaah, Entah waktu itu kontraksi berapa kali enggak kehitung. (suami, mertua memanggil suster) dibawalah aku ke ruang bersalin. Tangan, kaki ku gemeter sewaktu disuruh naik ke ranjang, di cek detak jantuk janin, juga cek pembukaan sudah pembukaan 2, tapi rasanya semakin enggak karuan.

Waktu itu karena kesakitan, aku tidak kembali ke kamar, melainkan di ruang bersalin bersama suami. mana sebelah ruangan ada pasien yang sudah pembukaan 6 teriak-teriak kesakitan.

23.30
Ketuban ngerembes, kontraksi semakin paraaah, janin mendorong rahim, panggul, pengen banget mengejan, tapi itu enggak boleh, jadi harus ditahan, gimana rasanya kalau kebelet BAB akut terus ditahan, nah begitulah rasanya... itu pun per 15 menit, 2-3 kali kontraksi, per 1 bisa sampai 20-40 detik. Kontraksi reda, mencoba untuk tidur, baru 5 menit kontraksi lagi.

Selasa, 14 Februari 2012
00.00 Wib
Ijin suster pipis. Nah berasaaaaa banget dorongan dari rahim, konsentrasi antara menahan kontraksi, dan harus pipis, ampuuun sakitnya, sampai gak bisa teriak, ataupun marah, meremas suami dan gemeteran iya...

"Minta dicek lagi pembukaan berapa suster, sakit banget" 

Muka suster nya serius banget, "Baru pembukaan 4, hmm tadi mengejan ya, jangan ya, soalnya rahim bengkak, padahal perkiraan lahir pembukaan sempurna masih jam 8 pagi,  kasihan dedeknya nanti semakin sempit jalan lahirnya, jadi pembukaan jadi lambat, bisa juga malah berhenti". 

Asli sakiit super dahsyaat, dingin AC pun enggak mempan menahan keringatku yang keluar.

Oh ya aku disuruh berbaring miring ke kiri, enggak boleh jalan-jalan, karena ketubanku sudah merembes, takut kehabisan nantinya.

Bidan/Susternya sabar banget, sambil mengusap-usap dari atas kebawah punggung ke pinggang, ini mengurangi rasa sakit sewaktu kontraksi. (bergantian dengan suami)

02.00 - 04.00
Sudah enggak bisa berkata apa-apa, hanya merasakan kesakitan sangat, ambil nafas panjang, buang nafas panjang teori senam hamil mulai dipraktekkan. (suami sudah enggak tahan melihat aku kesakitan) digantiin ibu mertua didalam ruang bersalin.

Bersama ibu disuruh teriak, nangis, supaya lose/hilang rasa sakitnya, tapi aku enggak bisa, susah loh nahan kontraksi sambil buang nafas panjang, selain suami sasaran aku remas ibu hihihii...lah itu yang bisa aku lakukan, sambil belajar buang nafas sambil menahan kontraksi.

Badanku mulai lemas, enggak kuat, minta dicek sudah pembukaan berapa, tetapi suster menolak, karena tidak boleh sering dicek, bisa apa ya waktu itu lupa euy,.. ya intinya malah menambah sakit kontraksi enggak bisa maju.


05.00
Kontraksi mulai berkurang rasa sakitnya. Baru bisa mulai tidur, meski sesekali aku terbangun, menghembuskan nafas panjang sambil bersuara "Haaaaaaaaaaah" "Uuuuuuhhhh" bener-benar bisa mengurangi rasa sakit loh. Kalau boleh milih aku mau pingsan saja tapi sambil melahirkan secara normal hehehe... maklum sakitnya kerasa banget, karena minum obat pacu, tanpa epidural atau ILA.

05.40
Merasa ada cairan keluar deras, dan dorongan dari rahim kerasa banget semakin turun dan turun. Ibu mengecek membuka selimut, ternyata sudah keluar lendir darah segar, dipanggil lah suster.

06.00
Aku dibangunkan suster untuk di cek sudah pembukaan berapa, ternyata suster teriak  "Pembukaan lengkap". sambil mempersiapkan peralatan dan dibantu suster pendampingnya, waktu itu aku tidak didampingi dr. Purwo, karena posisi beliau sedang diluar kota, dan mempercayakan ke para bidan atau suster yang menangani ku. Dengan sabar aku disuruh memposisikan ke posisi melahirkan dan disuruh menunggu aba-aba mengejan disaat aku merasakan kontraksi. Aneh tapi nyata, justru mendekati persalinan tidak merasakan kesakitan yang super edan loh, justru aku bisa tenang, dalam hati aku bertekad untuk bisa mengejan 1-2 kali bisa lahir.

Satu kali mengejan rambut bayi sudah kelihatan, suster menyuruh suami untuk melihat, aku pun optimis bisa lancar, tapi nafasku keputus ditengah jalan.

Mengejan lagi..., masih belum berhasil, posisi bayi seret untuk keluar dikarenakan air ketuban hampir habis yang ngerembes duluan sewaktu kontraksi. Suster, bidan memberi waktu untuk istirahat beberapa detik sambil menunggu kontraksi selanjutnya. Justru sewaktu mau lahiran kontraksi tidak terasa sakit.

Mengejan lagi,... lagi, itu pun suster, bidan yang sabar membantu ku, juga support dari ibu mertua yang menopang bahu dan kepala ku, dan ambil nafas panjang hembuskan lagi baru bisa setelah mungkin ke lima kalinya legaaaa rasanya.

06.20
Alhamdulilah, Baby Ryu lahir di dunia dengan selamat. Pertama lihat bayi kaget kok berwarna ke abu-abuan gitu, meringkuk dengan tulangnya yang masih lentur diangkat, dibersihkan, dipotong tali plasentanya. Ryu pun di taruh di dada saya untuk proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD). There he is.. Subhanallah, ini anakku, aku sudah menjadi ibu, anakku tampan, putih, tangan, kaki, semua anggota badan lengkap, matanya sipit (seperti Ayahnya), rambutnya jigkrak, Ya Allah menetes air mataku terharu, aku bisa melahirkan normal, jantungku mulai berdegub kencang, sambil membaca doa-doa bersyukur pada Allah telah diberi kemudahan dan kelancaran.  Selama proses ini bidan membersihkan darah sambil menekan lembut perutku, dan menjahit 'di bawah' sana, sumpaaaaaah ini pertama kali dalam hidupku, selama kontraksi yang aku pikir itu paling sakit, ternyata lebih sakit di jahit, busyet rasanya edan, aku sampai menangis teriak sejadi-jadinya, gimana enggak mungkin bisa rapelan dijahitnya, obras boooow. Bohong kalau orang bilang enggak sakit. Kerasa jarum ditusukin, ditarik benangnya,digunting. semua aku lihat prosesnya dengan mata kepala sendiri. Hiiihii..

06.25
Ryu sewaktu IMD menangis sebentar, meringkuk didada ku, dan aku memeluk kulitnya yang lembut, dan sedikit lengket (oh ya, atas kepala Ryu sempat njendol segenggaman tangan bayi, karena kejepit sewaktu gagal mengejan, itu pun enggak boleh dipijat, dan Alhamdulilah sesuai saran bidan sore harinya sudah kembali ke posisi kepala yang sempurna). Dia mencari dan berhasil menghisap, tapi dia kesusahan. Suster pun minta ijin dan memberi pengertian kepadaku untuk membersihkan Ryu, karena dia sempat menelan dan kehirup air ketuban, dan susah nafas, sebenarnya aku menolak karena IMD belum berhasil sempurna, tapi dari pada nanti kenapa-kenapa aku menurutinya. (aku bisa langsung menyusui Ryu setelah rawat gabung, dan kolostrumku keluar malam hari setelah melahirkan).



07.00
Akhirnya setelah 2 jam di ruang bersalin, aku dan baby Ryu bisa masuk kamar rawat gabung. Kamarnya bersih, suster-susternya ramah-ramah pula, oh ya satu lagi di RSIA AISIYAH Muntilan itu ProAsi loh... 


 


Eh gak disengaja Ryu lahir pas Valentine day loh, ooh so sweet kado terindah kami, bahagianya so ngepink gituh *Lebay, juga pihak RS berikan bingkisan macem-macem cuy senang deh adanya, dan gak ada tuh baby blues syndrome ye ye ye ye ..

Setelah lahiran kepengin makan bebek goreng hehehe.... karena akan dihadapkan dengan jadwal yang terbalik, mengurus si kecil. Semangaat...

Kamis, 31 Mei 2012

Kangen Posting

Haiiii........

Duuuh maaluuuu sama blog nih mom, banyak cerita yang tertunda dipostingan ini, semenjak kelahiran Baby boy ku bulan februari kemarin,. Eits lama yah vakumnya hihihi....sekarang sudah berusia 3mos 2week looh yang lagi lucu-lucunya *Gemesh..

Wokey mom next lanjut cerita mulai dari proses kelahiran.

See yaa....